Keripik Balado Christine Hakim Padang
Selamat datang di Toko Online Keripik Balado Christine Hakim. Website ini merupakan website resmi dari Toko Kripik Balado Christine Hakim asli Padang :) Selamat Berbelanja!
Selamat datang Website RESMI dari Toko Kripik Balado Christine Hakim asli Padang.

Lomba Desain Pakaian Minang


17 Februari 2014

LOMBA DESAIN PAKAIAN ADAT MINANG by CHRISTINE HAKIM

Padang, Singgalang

Hesti Manurung meneteskan air mata. Lalu berubah menjadi isakan, setelah dia dinyatakan sebagai pemenang lomba desain miniatur pakaian adat Minangkabau.
“Saya terharu. Masa ibu gubernur dan timnya memilih saya sebagai pemenang lomba. Sempat tak percaya pada awalnya,” ujar Hesty ketika ditanya kenapa dia sesenggukan.
Betapa tidak terharu, Hesty mengaku sempat galau saat juri sudah hilir mudik di depannya, sementara dia belum bisa juga menunjukkan perkembangan berarti dari kreasinya. Kegalauannya bertambah kala juri menyatakan waktu perlombaan tinggal 30 menit lagi.
Dia merasa seolah persiapannya sejak semalam sia-sia belaka. Belum lagi perburuannya ke penjahit di pasar raya untuk meminta sisa-sisa potongan kain mereka
Malah Hesty tidak tidur mempersiapkan pernak-pernik dan mereka-reka desain seperti apa yang dia buat untuk boneka yang disediakan panitia nantinya.
Namun Hesty yakin, jika Tuhan berkehendak maka tak seorang pun yang bisa menghalangi. Ibu empat anak ini pun mengumpulkan ketegarannya untuk menyiapkan miniatur pakaian adat minang kreasinya.
Perempuan asal Sumut ini pun terus berusaha sebisa mungkin. Yang terpikir olehnya, jika tidak siap juga maka dia maju ke depan juri apa adanya. Namun Hesty merasa ada semacam kekuatan yang menolongnya. Tangannya seakan menari-nari menyelesaikan hiasan boneka tersebut. Dan jadilah sebuah boneka yang bisa menyita perhatian para juri.
“Semoga putusan kami bisa membahagiakan semua orang yang menyaksikan perlombaan ini. Kita tidak peduli dia orang minang atau tidak. Tapi dia mampu membuat berkreasi dengan boneka dan miniatur pakaian adat minangkabau,” ujar Nevi Irwan Prayitno.
Ternyata, ketertarikan juri terhadap kreasi Hesty adalah dia menggunakan sulam ta ngan terhadap pakaian bone kanya. Sulaman tangannya rapi dan teknik jahitnya pun bagus. Jadi kreasi Hesty full handmade, dan itulah sebe narnya kekuatan souvenir asal Minangkabau.
Sementara peserta lainnya kebanyakan memilih bahan-bahan riasan yang telah jadi. Sehingga mereka terkesan hanya memadu padankan bahan dan aksesoris itu ke boneka.
Sementara yang diharapkan para juri adalah pemanfaatan bahan-bahan sisa kain (perca) dari konveksi atau penjahit. Kreatifitas peserta pun dituntut selain teknik jahit, kerapian dan kesesuaian dengan pakaian adat daerah yang mereka buat.
Kekalahan dari pelaku UMKM dari sejumlah daerah di Sumbar yang ikut lomba itu merupakan tamparan bagi mereka. Terutama dari daerah produsen pakaian adat Minangkabau tersebut, seperti daerah Pariaman.
Hal itu diakui Syafriyeni. Peserta dari Yenni Salon Pariaman itu mengakui, kekalahan dia dan rekan-rekannya dari Hesty yang bukan asli Minangkabau. Syafriyenni menyadari bahwa teknik sulam tangan Hesty membuat kreasinya lebih bagus. Sementara mereka banyak memakai bahan hiasan yang sudah jadi.
“Mungkin di sinilah nilai plus bagi dia. Kita ambil sisi positinya. Kita bisa membuat yang buatan tangan seluruhnya agar berharga lebih tinggi dan yang riasan jadi untuk pakaian boneka yang harganya lebih murah,” kata peraih harapan satu dalam lomba itu.
Adapun hasil kreasi seluruh peserta lomba bakal dipasarkan di Toko Christine Hakim. Pakaian Minang untuk boneka yang dinamakan Minang Doll oleh Nevi Irwan Prayitno memperkaya produk yang dijual Christine.
(zul)

--



Baca juga
  » 17 Januari 2017
TESTI on Instagram
Testimoni ini bisa di check langsung pada instagram kami di https://www.instagram.com/kripikbaladochristinehakim/ atau @kripikbaladochristinehakim

  » 17 Februari 2014
Minang Doll Bisa Jadi Ikon Baru Sumbar
Minang Doll Bisa Jadi Ikon Baru Sumbar

  » 10 Februari 2014
Christine Hakim Bawa Rendang Padang ke Hongkong
Randang Christine Hakim yang telah dikemas dalam botol bisa tahan dalam kurun waktu satu tahun. Sehingga aman dibawa ke hingga luar negeri. Randang botol tersebut telah divakum sehingga higenies dan tanpa bahan pengawet kini telah sampai ke Hongkong.